Prabowo Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Demi Perbaikan SDM

Senin, 16 Februari 2026 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber: Presidenri

Sumber: Presidenri

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah strategis membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Menurut dia, program tersebut merupakan kebutuhan mendesak bagi mayoritas rakyat dan telah lama menjadi praktik umum di banyak negara maju.

“Program semacam ini sesungguhnya bukan pertama kali dilaksanakan di Indonesia. Sudah puluhan negara lain melaksanakan, dan negara-negara yang maju serta demokratis pasti punya program makan bergizi gratis untuk rakyatnya,” kata Prabowo saat peresmian 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta groundbreaking 107 SPPG Polri di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026.

Prabowo mengatakan urgensi program tersebut mungkin tidak dirasakan oleh kelompok masyarakat yang berkecukupan secara ekonomi. Namun, bagi kelompok rentan, MBG menjadi kebijakan yang sangat vital. Ia juga mengakui bahwa sejak awal peluncurannya, program ini tidak lepas dari kritik dan penolakan.

“Kritik itu ada. Tapi saya yakin, waktu itu saya berada di atas jalan yang benar. Saya yakin tujuan kita benar dan baik,” ujar Prabowo.

Menurut dia, program MBG dilatarbelakangi oleh persoalan stunting yang pernah menyentuh angka 25 persen dari total anak Indonesia. Prabowo menilai persoalan tersebut tidak cukup diatasi melalui teori atau wacana semata, melainkan memerlukan intervensi langsung dari negara.

“Saya belajar dari pengalaman bangsa-bangsa lain. Satu-satunya jalan adalah intervensi langsung pemerintah—langsung kepada anak-anak, ibu-ibu hamil, dan orang tua yang tidak berdaya, termasuk lansia,” katanya.

Terkait pembiayaan, Prabowo menegaskan bahwa MBG dibiayai melalui efisiensi dan penghematan anggaran negara. Ia memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap berada dalam batas yang ditetapkan pemerintah.

“Defisit kita masih di bawah 3 persen dari produk domestik bruto. Dan saya bertekad berusaha sekeras mungkin untuk menguranginya,” ujarnya.

Prabowo juga memaparkan capaian program MBG yang kini telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat. Program tersebut ditopang oleh lebih dari 22 ribu SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Jumlah ini kira-kira setara dengan memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan setiap hari. Atau sepuluh kali Singapura, atau dua kali Malaysia, tiap hari,” kata Prabowo.

Ia menegaskan, Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan bagian dari strategi transformasi nasional untuk menciptakan generasi yang sehat, memperkuat produktivitas ekonomi, dan mempercepat pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

Walaupun Mendadak Klarifikasi, Polemik 106 Sak Beras Kian Memanas hingga Menjalar ke BLT, Narsum Pastikan Hingga Kini Tak Sesuai Fakta
Arena Judi Digulung, Dalang Menghilang: Dikkri Jadi DPO Kasus Sabung Ayam Pamekasan
KenDuren Wonosalam 2026 Resmi Ditiadakan, Pemkab Jombang
Skandal Mafia BBM: Wartawan Korban Kriminalisasi Siap Bongkar Kebusukan Oknum Kasat, Kanit hingga Oknum Penyidik Polres Sumenep di Gedung DPR RI
BNNP Jatim Amankan Warga Kedungmangu, Pengurus LRPPN-BI Bantah Isu Tebusan Rp15 Juta
Sumenep Darurat Inex dan Maksiat: Aparat Dituding Tumpul, Generasi Muda Seolah Dirusak
Abdul Mu’ti Soroti Krisis Kebenaran di Era Digital dan Tantangan AI

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 17:03 WIB

Walaupun Mendadak Klarifikasi, Polemik 106 Sak Beras Kian Memanas hingga Menjalar ke BLT, Narsum Pastikan Hingga Kini Tak Sesuai Fakta

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:27 WIB

Arena Judi Digulung, Dalang Menghilang: Dikkri Jadi DPO Kasus Sabung Ayam Pamekasan

Jumat, 20 Februari 2026 - 00:39 WIB

KenDuren Wonosalam 2026 Resmi Ditiadakan, Pemkab Jombang

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:53 WIB

Skandal Mafia BBM: Wartawan Korban Kriminalisasi Siap Bongkar Kebusukan Oknum Kasat, Kanit hingga Oknum Penyidik Polres Sumenep di Gedung DPR RI

Rabu, 18 Februari 2026 - 23:06 WIB

BNNP Jatim Amankan Warga Kedungmangu, Pengurus LRPPN-BI Bantah Isu Tebusan Rp15 Juta

Berita Terbaru