Polres Sumenep Tak Gelar Press Release Hasil Pengungkapan BBM di SPBU Batuan, Armada dan Barang Bukti Masih Diparkir  

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep- Mafia BBM di SPBU Batuan kembali mencuat ke publik dalam babak baru yang dramatis, Kamis malam (19/2/2026). Meski laporan awal dicabut dan kesepakatan damai digaungkan, fakta berbicara lain: armada dan barang bukti jaringan yang ditangkap tetap berada di parkiran Polres Sumenep hingga Jumat (20/2/2026)

Situasi ini memunculkan tudingan kuat adanya perlindungan sistematis terhadap aktor mafia BBM yang diduga memiliki koneksi dengan aparat.

Terbukti, armada dan barang bukti milik jaringan Badar, yang sebelumnya diamankan di Polsek Pasongsongan, justru dilepas setelah dilimpahkan ke Polres Sumenep. Sementara pelaku lapangan lain diganjar tindakan tegas.

“Inilah bukti permainan dan kebobrokan Polres Sumenep,” tegas seorang warga yang menolak disebut namanya, menyoroti dugaan adanya setoran besar dan perlindungan bagi oknum tertentu.

Penggerebekan pada Kamis malam itu awalnya dipicu oleh laporan warga yang gerah dengan praktik mafia BBM yang sudah lama beredar dalam bisik-bisik dan rumor di Sumenep. Bersama Kanit dan anggota Polsek Kota Sumenep, warga bergerak ke lokasi dan segera berkoordinasi dengan Kanit Pidsus Polres setelah dugaan praktik ilegal ditemukan. Armada, peralatan, dan barang bukti dalam jumlah besar langsung digeser ke Polres, memberi harapan awal bahwa hukum mulai bergerak.

Namun, harapan itu kini dipertanyakan. Meski penggerebekan disebut berhasil, armada tetap berada di parkiran Polres dan barang bukti jaringan Badar dilepas. Publik menilai ini sebagai bukti mafia BBM beroperasi secara terstruktur dan sistematis, dengan lapisan perlindungan yang diduga sampai ke oknum berpengaruh.

“Jaringan Badar aman, sementara pelaku lapangan dijadikan tumbal. Polres seolah menutup mata terhadap aktor utama,” kata seorang warga lain, mengungkapkan kemarahan masyarakat atas pola penegakan hukum yang tebang pilih.

Kasus ini menampar wajah penegakan hukum di Sumenep. Selama bertahun-tahun, mafia BBM seolah dibiarkan beroperasi, meski di era Kapolri Listyo Sigit Prabowo, institusi dikenal gencar membenahi penegakan hukum.

Lebih jauh, beredar kabar bahwa penangkapan malam itu diduga dibekingi oleh dua sosok berpengaruh. Publik curiga, yang ditangkap hanyalah permukaan dari gunung es yang jauh lebih besar. Narasi lama kembali hidup: pelaku lapangan dijadikan tumbal, sementara mafia kelas kakap tetap bersembunyi di balik tirai kekuasaan.
Hingga berita ini terbit, SPBU Batuan dan Polres Sumenep belum memberikan keterangan resmi terkait status pengungkapan, menimbulkan pertanyaan besar: apakah hukum akan menanjak ke atas atau kembali berhenti di level bawah demi kepentingan tertentu?

Berita Terkait

Dugaan Persekongkolan Mencuat dalam Polemik Bangunan Milik Anggota BPD yang Diduga Makan Badan Jalan di Sumenep, Aktivis Desak Bupati Turun Tangan serta BPN dan PU Bina Marga Beri Kepastian
Kasus Sejak 2017, Praperadilan Devi Taurisa Tertunda Gara-Gara Pemanggilan Termohon II
Tak Gubris Teguran dan Kebal Hukum, Anggota BPD Sumenep Disorot: Seolah Camat, Bupati hingga Pemerintah Pusat Tak Berdaya
Dugaan Bangunan H. Halik Makan Jalan Desa Payudan Daleman Bikin Warga Geram, Bupati Sumenep Didesak Turun Tangan, Forkopimcam Tak Bertaji
Rumah Anggota BPD H. Halik Diduga Berdiri di Badan Jalan Desa Payudan Daleman, Teguran Kades hingga Polisi Seakan Tak Mempan
Satreskrim Polres Sampang Ungkap Tragedi Berdarah, Menantu Tiri Serang Mertua dengan Parang
31 TKP Dibongkar, 27 Kasus Dituntaskan! Iptu Nur Fajri Alim Antar Satreskrim Polres Sampang Raih Prestasi Membanggakan
Bukan Penjara, Tapi Pemulihan: Polres Pamekasan Selamatkan Anak Pecandu Sabu Lewat Jalur Rehab

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Dugaan Persekongkolan Mencuat dalam Polemik Bangunan Milik Anggota BPD yang Diduga Makan Badan Jalan di Sumenep, Aktivis Desak Bupati Turun Tangan serta BPN dan PU Bina Marga Beri Kepastian

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Kasus Sejak 2017, Praperadilan Devi Taurisa Tertunda Gara-Gara Pemanggilan Termohon II

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Tak Gubris Teguran dan Kebal Hukum, Anggota BPD Sumenep Disorot: Seolah Camat, Bupati hingga Pemerintah Pusat Tak Berdaya

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Rumah Anggota BPD H. Halik Diduga Berdiri di Badan Jalan Desa Payudan Daleman, Teguran Kades hingga Polisi Seakan Tak Mempan

Rabu, 23 September 2026 - 22:54 WIB

Satreskrim Polres Sampang Ungkap Tragedi Berdarah, Menantu Tiri Serang Mertua dengan Parang

Berita Terbaru