Jepara–Semarang Diguncang! Pabrik Pita Cukai Palsu Digerebek, Negara Nyaris Rugi Rp570 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Praktik ilegal yang selama ini diam-diam menggerogoti penerimaan negara akhirnya terbongkar. Direktorat Jenderal Bea Cukai bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI menggelar operasi besar-besaran untuk membongkar jaringan produksi pita cukai palsu di wilayah Jawa Tengah.

Operasi yang berlangsung di Kabupaten Jepara dan Kota Semarang itu mengungkap aktivitas terorganisir yang diduga telah lama beroperasi secara tersembunyi. Dari hasil penindakan tersebut, negara berhasil diselamatkan dari potensi kerugian fantastis yang diperkirakan mencapai Rp570 miliar.

Di Jepara, petugas menyasar lima lokasi yang dijadikan tempat penimbunan sekaligus pelekatan hologram pita cukai palsu. Lokasi tersebut tersebar di Kecamatan Mayong, Batealit, dan Pecangaan.

Dari penggerebekan itu, aparat menemukan puluhan koli pita cukai diduga palsu, pita cukai yang belum ditempeli hologram, hingga mesin stamping foil yang digunakan untuk memproduksi dokumen ilegal tersebut.

Sementara di Kota Semarang, aparat membongkar tiga lokasi yang dijadikan pusat percetakan pita cukai palsu di kawasan Gunungpati. Sejumlah barang bukti berhasil diamankan, mulai dari mesin cetak industri, plat cetak pita cukai, mesin pemotong kertas, roll stiker hologram, hingga dokumen pemesanan pita cukai ilegal.

Tak hanya barang bukti, aparat juga mengamankan 19 orang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Mereka terdiri dari pekerja pelekatan hologram, pengendali percetakan, karyawan, hingga sopir yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.

Direktur Jenderal Bea Cukai, Djaka Budhi Utama, menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga penerimaan negara sekaligus memberantas peredaran barang kena cukai ilegal yang merusak iklim usaha sehat.

“Penindakan ini merupakan bentuk komitmen Bea Cukai dalam menjaga penerimaan negara, menciptakan iklim usaha yang sehat, serta melindungi masyarakat dari peredaran barang kena cukai ilegal,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan operasi tersebut tidak lepas dari sinergi lintas instansi dan dukungan masyarakat dalam memberikan informasi terkait aktivitas ilegal di lingkungannya.

Kasus ini kembali membuka tabir bahwa praktik pemalsuan pita cukai masih menjadi ancaman serius bagi negara. Di balik keuntungan besar yang diburu pelaku, terdapat kerugian negara yang menganga serta ancaman terhadap keberlangsungan industri legal yang selama ini taat aturan.Rul

Berita Terkait

Dugaan Persekongkolan Mencuat dalam Polemik Bangunan Milik Anggota BPD yang Diduga Makan Badan Jalan di Sumenep, Aktivis Desak Bupati Turun Tangan serta BPN dan PU Bina Marga Beri Kepastian
Kasus Sejak 2017, Praperadilan Devi Taurisa Tertunda Gara-Gara Pemanggilan Termohon II
Tak Gubris Teguran dan Kebal Hukum, Anggota BPD Sumenep Disorot: Seolah Camat, Bupati hingga Pemerintah Pusat Tak Berdaya
Dugaan Bangunan H. Halik Makan Jalan Desa Payudan Daleman Bikin Warga Geram, Bupati Sumenep Didesak Turun Tangan, Forkopimcam Tak Bertaji
Rumah Anggota BPD H. Halik Diduga Berdiri di Badan Jalan Desa Payudan Daleman, Teguran Kades hingga Polisi Seakan Tak Mempan
Satreskrim Polres Sampang Ungkap Tragedi Berdarah, Menantu Tiri Serang Mertua dengan Parang
31 TKP Dibongkar, 27 Kasus Dituntaskan! Iptu Nur Fajri Alim Antar Satreskrim Polres Sampang Raih Prestasi Membanggakan
Bukan Penjara, Tapi Pemulihan: Polres Pamekasan Selamatkan Anak Pecandu Sabu Lewat Jalur Rehab

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Dugaan Persekongkolan Mencuat dalam Polemik Bangunan Milik Anggota BPD yang Diduga Makan Badan Jalan di Sumenep, Aktivis Desak Bupati Turun Tangan serta BPN dan PU Bina Marga Beri Kepastian

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Kasus Sejak 2017, Praperadilan Devi Taurisa Tertunda Gara-Gara Pemanggilan Termohon II

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Tak Gubris Teguran dan Kebal Hukum, Anggota BPD Sumenep Disorot: Seolah Camat, Bupati hingga Pemerintah Pusat Tak Berdaya

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Rumah Anggota BPD H. Halik Diduga Berdiri di Badan Jalan Desa Payudan Daleman, Teguran Kades hingga Polisi Seakan Tak Mempan

Rabu, 23 September 2026 - 22:54 WIB

Satreskrim Polres Sampang Ungkap Tragedi Berdarah, Menantu Tiri Serang Mertua dengan Parang

Berita Terbaru