Akkor Membara! Rokok Bodong Pamekasan “King Marmut” Diduga Diproduksi Bebas, Hukum Seolah Tak Bertaring

Rabu, 29 April 2026 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN – Dugaan peredaran rokok ilegal kembali mengguncang publik. Merek “King Marmut” kini jadi sorotan setelah disebut-sebut diproduksi secara masif di Dusun Seninan, Desa Akkor, Kabupaten Pamekasan—dengan aktivitas yang dinilai berjalan tanpa rasa takut.

Informasi dari warga menyebut, produksi rokok tersebut bukan sekadar kegiatan kecil-kecilan. Aktivitasnya disebut berlangsung rutin, melibatkan banyak tenaga kerja, bahkan menyerupai industri rumahan skala besar yang terus beroperasi setiap hari.

Yang membuat publik kian geleng kepala, produk “King Marmut” kini sudah beredar luas di pasaran. Tanpa kejelasan pita cukai, rokok ini seolah menantang aturan yang selama ini mengikat industri hasil tembakau.

Pertanyaan pun menguat: bagaimana mungkin produk tanpa kejelasan legalitas bisa bergerak begitu bebas?

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum. Ketiadaan sikap ini justru memicu kecurigaan di tengah masyarakat—apakah ini sekadar kelalaian, atau ada pembiaran yang disengaja?

Sementara itu, pelaku usaha rokok legal mulai merasakan dampak langsung. Mereka mengaku tertekan oleh peredaran rokok ilegal yang menjual lebih murah tanpa beban cukai.

“Kami ini dibebani aturan dan pajak, tapi yang ilegal seperti dibiarkan. Ini bukan lagi persaingan sehat,” ungkap salah satu pelaku usaha.

Tak hanya itu, potensi kerugian negara dari sektor cukai pun diperkirakan tidak sedikit. Jika dugaan ini benar, maka praktik tersebut berpotensi menggerus pemasukan negara secara signifikan.

Aktivis Pamekasan, Abdullah, menilai kondisi ini tidak bisa terus dibiarkan. Ia mendesak aparat segera turun tangan untuk memastikan kebenaran di lapangan.

“Kalau dibiarkan, ini bisa jadi preseden buruk. Hukum jangan sampai kalah oleh praktik seperti ini,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam penanganan kasus agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait. Sementara itu, dugaan produksi dan peredaran rokok ilegal “King Marmut” terus menjadi bola panas yang bergulir di tengah publik.

Kini, sorotan tertuju pada aparat penegak hukum. Akankah mereka bertindak tegas, atau justru membiarkan dugaan ini terus “ngebul” tanpa kepastian?

Berita Terkait

Dugaan Persekongkolan Mencuat dalam Polemik Bangunan Milik Anggota BPD yang Diduga Makan Badan Jalan di Sumenep, Aktivis Desak Bupati Turun Tangan serta BPN dan PU Bina Marga Beri Kepastian
Kasus Sejak 2017, Praperadilan Devi Taurisa Tertunda Gara-Gara Pemanggilan Termohon II
Tak Gubris Teguran dan Kebal Hukum, Anggota BPD Sumenep Disorot: Seolah Camat, Bupati hingga Pemerintah Pusat Tak Berdaya
Dugaan Bangunan H. Halik Makan Jalan Desa Payudan Daleman Bikin Warga Geram, Bupati Sumenep Didesak Turun Tangan, Forkopimcam Tak Bertaji
Rumah Anggota BPD H. Halik Diduga Berdiri di Badan Jalan Desa Payudan Daleman, Teguran Kades hingga Polisi Seakan Tak Mempan
Satreskrim Polres Sampang Ungkap Tragedi Berdarah, Menantu Tiri Serang Mertua dengan Parang
31 TKP Dibongkar, 27 Kasus Dituntaskan! Iptu Nur Fajri Alim Antar Satreskrim Polres Sampang Raih Prestasi Membanggakan
Bukan Penjara, Tapi Pemulihan: Polres Pamekasan Selamatkan Anak Pecandu Sabu Lewat Jalur Rehab

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Dugaan Persekongkolan Mencuat dalam Polemik Bangunan Milik Anggota BPD yang Diduga Makan Badan Jalan di Sumenep, Aktivis Desak Bupati Turun Tangan serta BPN dan PU Bina Marga Beri Kepastian

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Kasus Sejak 2017, Praperadilan Devi Taurisa Tertunda Gara-Gara Pemanggilan Termohon II

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Tak Gubris Teguran dan Kebal Hukum, Anggota BPD Sumenep Disorot: Seolah Camat, Bupati hingga Pemerintah Pusat Tak Berdaya

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Rumah Anggota BPD H. Halik Diduga Berdiri di Badan Jalan Desa Payudan Daleman, Teguran Kades hingga Polisi Seakan Tak Mempan

Rabu, 23 September 2026 - 22:54 WIB

Satreskrim Polres Sampang Ungkap Tragedi Berdarah, Menantu Tiri Serang Mertua dengan Parang

Berita Terbaru