Kapan Mabes Polri Periksa Oknum Kanit dan Kasatreskrim Polres Sumenep? Tragedi Galian C Sudah Memakan Korban

Selasa, 24 Februari 2026 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Tragedi maut di lokasi galian C Kecamatan Pragaan, Jumat (13/2/2026), kembali menyoroti serius soal penegakan hukum pertambangan di Kabupaten Sumenep. Seorang warga, Sujianto (60), tewas setelah mobil pikap yang dikemudikannya terperosok ke jurang bekas galian.

Insiden ini tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga memunculkan pertanyaan tajam: di mana pengawasan aparat penegak hukum?

Data pemerintah daerah menunjukkan fakta mengejutkan: dari 42 aktivitas galian C yang beroperasi, hanya 10 yang mengantongi Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP).

Aktivitas tanpa izin ini disebut sebagai bom waktu yang mengancam keselamatan warga.
Sorotan tajam datang dari anggota Komisi III DPRD Sumenep, Ahmad Yasid, yang menegaskan bahwa galian ilegal bukan sekadar pelanggaran administratif. Risiko nyawa warga adalah konsekuensi nyata ketika pengawasan tidak berjalan efektif.

Aktivis Sumenep, Khairul Saleh, menilai tragedi Pragaan adalah akumulasi pembiaran panjang terhadap tambang galian C ilegal.

“Peringatan sudah berulang kali disampaikan hingga tingkat kecamatan, namun laporan selalu diteruskan ke Polres Sumenep tanpa tindakan nyata. Jika penindakan berjalan efektif, kecelakaan fatal ini seharusnya bisa dicegah,” tegasnya.
Khairul secara terbuka menyoroti kinerja Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polres Sumenep, menyebut tragedi ini sebagai indikator lemahnya pencegahan, bukan insiden tunggal.

“Korban jiwa adalah alarm paling keras. Evaluasi menyeluruh harus dilakukan agar hukum tidak hanya hadir di atas kertas,” tambahnya.

Desakan publik pun semakin keras. Khairul mendesak Kapolres Sumenep dan Polda Jawa Timur melakukan evaluasi internal, bahkan meminta Divisi Propam Polri turun tangan jika ditemukan kelalaian.

“Kami mendesak Mabes Polri mencopot Kanit Pidsus. Ia harus bertanggung jawab. Jika Mabes Polri takut mengambil langkah itu, maka pada siapa lagi rakyat bisa percaya?” tegasnya, Selasa, 24/2.

Hingga saat ini, Polres Sumenep belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah penindakan pascatragedi. Publik kini menanti kejelasan: apakah kritik dan peringatan ini akan berujung pada tindakan nyata, atau tragedi Pragaan hanya akan menjadi catatan kelam berikutnya dalam sejarah panjang galian C di Sumenep.

Berita Terkait

Dugaan Persekongkolan Mencuat dalam Polemik Bangunan Milik Anggota BPD yang Diduga Makan Badan Jalan di Sumenep, Aktivis Desak Bupati Turun Tangan serta BPN dan PU Bina Marga Beri Kepastian
Kasus Sejak 2017, Praperadilan Devi Taurisa Tertunda Gara-Gara Pemanggilan Termohon II
Tak Gubris Teguran dan Kebal Hukum, Anggota BPD Sumenep Disorot: Seolah Camat, Bupati hingga Pemerintah Pusat Tak Berdaya
Dugaan Bangunan H. Halik Makan Jalan Desa Payudan Daleman Bikin Warga Geram, Bupati Sumenep Didesak Turun Tangan, Forkopimcam Tak Bertaji
Rumah Anggota BPD H. Halik Diduga Berdiri di Badan Jalan Desa Payudan Daleman, Teguran Kades hingga Polisi Seakan Tak Mempan
Satreskrim Polres Sampang Ungkap Tragedi Berdarah, Menantu Tiri Serang Mertua dengan Parang
31 TKP Dibongkar, 27 Kasus Dituntaskan! Iptu Nur Fajri Alim Antar Satreskrim Polres Sampang Raih Prestasi Membanggakan
Bukan Penjara, Tapi Pemulihan: Polres Pamekasan Selamatkan Anak Pecandu Sabu Lewat Jalur Rehab

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Dugaan Persekongkolan Mencuat dalam Polemik Bangunan Milik Anggota BPD yang Diduga Makan Badan Jalan di Sumenep, Aktivis Desak Bupati Turun Tangan serta BPN dan PU Bina Marga Beri Kepastian

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Kasus Sejak 2017, Praperadilan Devi Taurisa Tertunda Gara-Gara Pemanggilan Termohon II

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Tak Gubris Teguran dan Kebal Hukum, Anggota BPD Sumenep Disorot: Seolah Camat, Bupati hingga Pemerintah Pusat Tak Berdaya

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Rumah Anggota BPD H. Halik Diduga Berdiri di Badan Jalan Desa Payudan Daleman, Teguran Kades hingga Polisi Seakan Tak Mempan

Rabu, 23 September 2026 - 22:54 WIB

Satreskrim Polres Sampang Ungkap Tragedi Berdarah, Menantu Tiri Serang Mertua dengan Parang

Berita Terbaru