Bupati Bangkalan Hadiri Gerakan Pangan Murah Nasional, Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Harga

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, 13 Februari 2026 – Pemerintah Kabupaten Bangkalan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional. Kegiatan ini digelar di Halaman Kantor Bupati Bangkalan, Jumat (13/2/2026), dan berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia dengan koordinasi virtual bersama Badan Pangan Nasional.

Bupati Bangkalan, Lukman, yang hadir langsung menegaskan bahwa gerakan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memberikan akses bahan pokok dengan harga terjangkau, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan yang biasanya diiringi kenaikan harga.

“Gerakan Pangan Murah hari ini merupakan gerakan serentak nasional. Kami mengundang seluruh stakeholder untuk secara sukarela berpartisipasi dalam kegiatan ini agar masyarakat dapat menikmati bahan pokok dengan harga lebih terjangkau,” ujar Bupati Lukman.

Sejumlah pihak mendukung terselenggaranya kegiatan ini, di antaranya Bulog, Hi-Fresh, dan WT Wilmar, yang menyediakan beragam komoditas kebutuhan pokok. Mulai dari beras SPHP, minyak goreng meal food, sayuran segar, hingga aneka kebutuhan pokok lainnya. Salah satu contohnya, harga beras dijual Rp57.000 per kemasan, lebih murah dibandingkan harga pasaran yang mencapai Rp60.000–70.000 untuk kualitas medium.

Bupati menambahkan, kegiatan ini akan menjadi agenda rutin setiap hari Jumat hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri, dengan lokasi bazar yang berpindah-pindah agar menjangkau lebih banyak kecamatan. Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat merasakan manfaat langsung dari stabilisasi harga dan ketersediaan pangan.

“Kami berharap melalui sinergi antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan pangan tersedia dengan harga terjangkau,” tambahnya.

Dengan program ini, Pemkab Bangkalan memperkuat komitmen menghadirkan program pro-rakyat yang berdampak langsung, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara merata dan menciptakan Bangkalan yang lebih sehat dan sejahtera.

Berita Terkait

Skandal Dugaan Hilangnya 106 Sak Beras Bantuan Bulog di Pamolokan Sumenep, Warga Tuntut Kejelasan, Peran Sekdes Ikut Disorot dan Jadi Buah Bibir
Sekda Baru Sumenep Bukan Putra Daerah vs Sekda Lama Ir Edy: Perbedaan Karakter Disebut Seperti Langit dan Bumi
Sekda Sumenep Sekarang Disebut Bukan Orang Bupati, Birokrasi Mulai Gelisah
Kursi Sekda Dikuasai Figur Bermasalah dan Bukan Putra Daerah, Birokrasi Sumenep Terancam Jalan Sendiri sendiri
Birokrasi Diguncang: Kursi Sekda Diisi Orang Luar Jadi Simbol Kekalahan Sumenep atas Dirinya Sendiri
Kasus Kalibata Jadi Alarm Reformasi Polri, Mekeng Sambut Tim Khusus Bentukan Presiden Prabowo
Patroli Ramadhan di Sumenep Layaknya Operasi Sinetron: Warung Mami dan Jaringan Miras Tetap Bebas, Oknum yang Jaga Tempat Maksiat Diduga Ikut Operasi
KenDuren Wonosalam 2026 Resmi Ditiadakan, Pemkab Jombang

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:38 WIB

Skandal Dugaan Hilangnya 106 Sak Beras Bantuan Bulog di Pamolokan Sumenep, Warga Tuntut Kejelasan, Peran Sekdes Ikut Disorot dan Jadi Buah Bibir

Selasa, 3 Maret 2026 - 01:38 WIB

Sekda Baru Sumenep Bukan Putra Daerah vs Sekda Lama Ir Edy: Perbedaan Karakter Disebut Seperti Langit dan Bumi

Senin, 2 Maret 2026 - 23:28 WIB

Sekda Sumenep Sekarang Disebut Bukan Orang Bupati, Birokrasi Mulai Gelisah

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:43 WIB

Kursi Sekda Dikuasai Figur Bermasalah dan Bukan Putra Daerah, Birokrasi Sumenep Terancam Jalan Sendiri sendiri

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:55 WIB

Birokrasi Diguncang: Kursi Sekda Diisi Orang Luar Jadi Simbol Kekalahan Sumenep atas Dirinya Sendiri

Berita Terbaru