Usai Viral Dugaan Sarang Miras, Warung Mami di Talangan Sumenep Diduga Boyong Semua Barang Pakai Mobil Hitam

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Publik Sumenep kembali dibuat gelisah. Warung Mami di Talangan, yang bertahun-tahun diduga sebagai gudang miras aktif, terlihat memindahkan sebagian barang menggunakan mobil hitam, Jumat malam (20/2/2026).

Fenomena ini memunculkan pertanyaan: apakah lokasi yang selama ini kebal hukum ini benar-benar ditutup, atau hanya “mentransfer” seluruh persediaannya diam-diam?

Seorang mahasiswa yang memantau Warung Mami menyebut, “Semalam minumannya sudah diangkut mobil hitam, Mas.” Dugaan kuat muncul bahwa aktivitas ini adalah boyongan seluruh persediaan miras, seakan ingin menghilangkan jejak sebelum sorotan publik dan aparat semakin tajam.

Warung Mami berada di Jalan Lingkar Timur, jalur publik ramai dan bersebelahan dengan warung durian. Aktivitas malamnya selama Ramadhan tetap ramai, seolah tak tersentuh aparat.

“Tempat di Talangan itu diduga milik oknum. Sudah lama buka, tapi aman terus,” ungkap seorang warga.

Dugaan keterlibatan oknum aparat dan keluarganya dalam melindungi Warung Mami semakin kuat. Informasi warga menyebut ada anggota keluarga oknum TNI yang bekerja di lokasi hiburan malam, memperkuat kecurigaan pembiaran terjadi secara sistematis.

Pasca viral di media sosial, beberapa lokasi dugem dan sarang miras lainnya di Sumenep, termasuk JBL, MR Ball, Potree, dan Lotus, terlihat tutup sementara. Namun warga masih skeptis. Penutupan ini dinilai bukan karena kesadaran hukum, melainkan reaksi sementara terhadap sorotan publik.

“Kalau tidak lagi viral, siapa yang tahu mereka akan buka lagi,” ungkap Edi, warga Pabian. Dugaan peredaran miras dan pil Inex di tempat ini belum benar-benar hilang, dan aktivitas maksiat bisa kembali begitu perhatian media mereda.

Aktivis Sumenep, Ainul Yakin, menekankan bahwa penutupan sementara bukan jaminan keamanan bagi generasi muda.

“Generasi Sumenep sedang dirusak secara sistematis. Jika aparat tidak tegas, aktivitas ini pasti akan muncul lagi,” tegasnya.

Peredaran Miras di Depan Pondok Pesantren
Selain itu, dugaan peredaran miras juga muncul di kawasan Pandian, tepat di depan pondok pesantren milik mantan Wakil Bupati Sumenep, Dewi Khalifah.

Hal ini menimbulkan kegelisahan publik: bagaimana aktivitas yang merusak moral bisa tumbuh di sekitar simbol pendidikan agama?

Publik menuntut tindakan tegas dari Kapllres Sumenep dan Letkol Arm Bendi Wibisono, S.E., M.Han, Dandim 0827/Sumenep, agar dilakukan penyelidikan internal dan intelijen. Identitas pemilik Warung Mami dan jaringan peredaran miras di seluruh titik, dari Talangan, JBL, MR Ball, Potree, hingga Lotus, harus dibongkar secara terbuka.

Jika hukum terus tumpul ke atas dan tajam ke bawah, Sumenep berisiko terus menjadi panggung maksiat terang-terangan.

Red

Berita Terkait

Rokok Ilegal Semakin Tak Terkendali: Merah Delima Produksi Pamekasan Makin Masif Beredar Bebas di Sumenep
Dugaan Kebobrokan Oknum Sekdes Pamolokan Sumenep Terbongkar di Forum Resmi, Mulai dari Pengelolaan PADes, Dana Pasar Desa hingga Sewa Pecaton Puluhan Juta
Jepara–Semarang Diguncang! Pabrik Pita Cukai Palsu Digerebek, Negara Nyaris Rugi Rp570 Miliar
Tragedi Maut Tol Pekalongan Ungkap Dugaan Jaringan Rokok Ilegal “Dalil”  yang Masif dari Pamekasan, Nama Haji Fahmi Diduga Kebal Hukum 
Rokok Ilegal ST16MA H Sehri Pamekasan Bebas Menggurita, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Bea Cukai Madura
Isu Panas Madura! PR Cipta Rasa Abadi Sumenep Diduga Bermasalah dalam Distribusi Pita Cukai, Negara Dirugikan
Peredaran Rokok Ilegal JB di Malang Disorot, Umi Choiriyah Masuk dalam Dugaan Rantai Distribusi Masif
Desa Pamolokan Sumenep Kacau Balau Tak Kunjung Reda: Dugaan Skandal Terpadu BUMDes, Pasar Desa, Bansos, RTLH, dan Proyek 2025 Seret Sorotan Publik dan Inspektorat

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:46 WIB

Rokok Ilegal Semakin Tak Terkendali: Merah Delima Produksi Pamekasan Makin Masif Beredar Bebas di Sumenep

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:42 WIB

Dugaan Kebobrokan Oknum Sekdes Pamolokan Sumenep Terbongkar di Forum Resmi, Mulai dari Pengelolaan PADes, Dana Pasar Desa hingga Sewa Pecaton Puluhan Juta

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:42 WIB

Jepara–Semarang Diguncang! Pabrik Pita Cukai Palsu Digerebek, Negara Nyaris Rugi Rp570 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 00:25 WIB

Tragedi Maut Tol Pekalongan Ungkap Dugaan Jaringan Rokok Ilegal “Dalil”  yang Masif dari Pamekasan, Nama Haji Fahmi Diduga Kebal Hukum 

Kamis, 21 Mei 2026 - 00:05 WIB

Rokok Ilegal ST16MA H Sehri Pamekasan Bebas Menggurita, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Bea Cukai Madura

Berita Terbaru