Terkuak! Johan Sugiharto Disebut dalam Pusaran “Mafia Cukai”, KPK Mulai Bergerak

Minggu, 19 April 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG – Aroma skandal di sektor cukai rokok kian menyengat. Nama pengusaha asal Malang, Johan Sugiharto, mendadak mencuat ke permukaan setelah disebut-sebut masuk dalam radar penelusuran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Isu ini bukan sekadar kabar biasa. Di balik industri tembakau yang selama ini menjadi salah satu penopang penerimaan negara, terselip dugaan praktik “permainan” pita cukai yang nilainya bisa mencapai miliaran rupiah setiap bulan.

Berdasarkan informasi yang berkembang, KPK tengah memperluas penyidikan kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Tidak hanya menyasar oknum aparat, penyidik juga mulai menelusuri kemungkinan keterlibatan pelaku usaha di daerah, termasuk di Jawa Timur.

Nama Johan Sugiharto pun disebut dalam pemetaan awal tersebut. Meski belum ada penetapan status hukum, sorotan terhadapnya kian tajam seiring menguatnya dugaan praktik penyalahgunaan pita cukai.

Sejumlah modus mencuat dalam pengusutan ini. Mulai dari penggunaan pita cukai yang tidak sesuai peruntukan, dugaan peredaran pita ilegal, hingga praktik yang dikenal dengan istilah “beternak pita cukai”. Skema ini diduga melibatkan pendirian pabrik rokok kecil secara administratif untuk mendapatkan kuota pita cukai, tanpa produksi nyata.

Kuota tersebut kemudian diperjualbelikan dengan harga tinggi, bahkan mencapai jutaan rupiah per rim. Jika dilakukan secara masif, nilai transaksinya disebut-sebut bisa tembus miliaran rupiah dalam waktu singkat.

Tak hanya itu, muncul pula dugaan masuknya pita cukai ilegal melalui jalur impor yang memanfaatkan celah pengawasan. Beberapa sumber menyebut distribusi tersebut diduga melewati jalur logistik besar tanpa pemeriksaan ketat.

Juru Bicara KPK sebelumnya menegaskan bahwa penyidikan akan menyasar siapa pun yang terlibat, baik dari kalangan aparat maupun pelaku usaha. Pernyataan ini semakin memperkuat spekulasi bahwa lingkaran kasus bisa lebih luas dari yang selama ini terungkap.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait keterlibatan langsung Johan Sugiharto. Namun, masuknya nama tersebut dalam pusaran isu besar ini sudah cukup membuat publik bertanya: seberapa dalam praktik yang sebenarnya terjadi di balik industri yang selama ini terlihat legal?

KPK pun ditantang untuk membongkar secara terang benderang dugaan praktik “mafia pita cukai” ini. Jika benar terbukti, bukan hanya merugikan negara, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap sistem pengawasan yang ada.

Berita Terkait

Rokok Ilegal Semakin Tak Terkendali: Merah Delima Produksi Pamekasan Makin Masif Beredar Bebas di Sumenep
Dugaan Kebobrokan Oknum Sekdes Pamolokan Sumenep Terbongkar di Forum Resmi, Mulai dari Pengelolaan PADes, Dana Pasar Desa hingga Sewa Pecaton Puluhan Juta
Jepara–Semarang Diguncang! Pabrik Pita Cukai Palsu Digerebek, Negara Nyaris Rugi Rp570 Miliar
Tragedi Maut Tol Pekalongan Ungkap Dugaan Jaringan Rokok Ilegal “Dalil”  yang Masif dari Pamekasan, Nama Haji Fahmi Diduga Kebal Hukum 
Rokok Ilegal ST16MA H Sehri Pamekasan Bebas Menggurita, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Bea Cukai Madura
Isu Panas Madura! PR Cipta Rasa Abadi Sumenep Diduga Bermasalah dalam Distribusi Pita Cukai, Negara Dirugikan
Peredaran Rokok Ilegal JB di Malang Disorot, Umi Choiriyah Masuk dalam Dugaan Rantai Distribusi Masif
Desa Pamolokan Sumenep Kacau Balau Tak Kunjung Reda: Dugaan Skandal Terpadu BUMDes, Pasar Desa, Bansos, RTLH, dan Proyek 2025 Seret Sorotan Publik dan Inspektorat

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:46 WIB

Rokok Ilegal Semakin Tak Terkendali: Merah Delima Produksi Pamekasan Makin Masif Beredar Bebas di Sumenep

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:42 WIB

Dugaan Kebobrokan Oknum Sekdes Pamolokan Sumenep Terbongkar di Forum Resmi, Mulai dari Pengelolaan PADes, Dana Pasar Desa hingga Sewa Pecaton Puluhan Juta

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:42 WIB

Jepara–Semarang Diguncang! Pabrik Pita Cukai Palsu Digerebek, Negara Nyaris Rugi Rp570 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 00:25 WIB

Tragedi Maut Tol Pekalongan Ungkap Dugaan Jaringan Rokok Ilegal “Dalil”  yang Masif dari Pamekasan, Nama Haji Fahmi Diduga Kebal Hukum 

Kamis, 21 Mei 2026 - 00:05 WIB

Rokok Ilegal ST16MA H Sehri Pamekasan Bebas Menggurita, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Bea Cukai Madura

Berita Terbaru