BBM Tumpah Bongkar Mafia Solar Ilegal di Bangkalan, Lima Pelaku Diamankan Polisi

Senin, 11 Mei 2026 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN – Kasus tumpahan solar yang menyebabkan puluhan pengendara tergelincir di ruas Jalan Raya Arosbaya hingga Bancaran, Kabupaten Bangkalan, akhirnya membongkar praktik distribusi bahan bakar minyak (BBM) ilegal berskala besar.

Polres Bangkalan mengamankan lima orang pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan pengangkutan dan distribusi solar ilegal menggunakan truk modifikasi bertangki tersembunyi.

Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo mengungkapkan, dua pelaku awal berinisial RS (39), warga Nganjuk, dan S (66), diamankan saat mengendarai truk bermuatan solar dari Pamekasan menuju Krian, Sidoarjo.

“Truk tersebut sudah dimodifikasi dengan tangki khusus untuk mengangkut solar,” ungkapnya, Rabu (6/5/2026).

Dari hasil pengembangan, polisi kembali menangkap tiga pelaku lain, yakni PK (36) asal Semarang yang disebut sebagai pemilik usaha solar ilegal, AF (33) warga Brebes yang bertugas mencatat keluar-masuk barang dari gudang, serta AF (40) asal Gresik yang diduga menyediakan armada truk modifikasi sekaligus mengamankan jalur distribusi.

Polisi memastikan tidak ada keterlibatan petugas SPBU dalam kasus tersebut. Namun, asal-usul perolehan solar subsidi itu masih dalam proses pendalaman.

Kasus ini mencuat setelah tumpahan solar di jalan raya menyebabkan banyak pengendara sepeda motor hingga kendaraan umum tergelincir. Kondisi jalan yang licin memicu kecelakaan beruntun dan sempat membuat arus lalu lintas terganggu.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita tiga kendaraan, terdiri dari satu truk modifikasi dan dua truk tangki berkapasitas 8.000 hingga 16.000 liter.

Hingga kini, aparat masih menelusuri jalur distribusi serta dugaan keterlibatan pihak lain dalam praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut.

Penulis : Js

Berita Terkait

Dugaan Persekongkolan Mencuat dalam Polemik Bangunan Milik Anggota BPD yang Diduga Makan Badan Jalan di Sumenep, Aktivis Desak Bupati Turun Tangan serta BPN dan PU Bina Marga Beri Kepastian
Kasus Sejak 2017, Praperadilan Devi Taurisa Tertunda Gara-Gara Pemanggilan Termohon II
Tak Gubris Teguran dan Kebal Hukum, Anggota BPD Sumenep Disorot: Seolah Camat, Bupati hingga Pemerintah Pusat Tak Berdaya
Dugaan Bangunan H. Halik Makan Jalan Desa Payudan Daleman Bikin Warga Geram, Bupati Sumenep Didesak Turun Tangan, Forkopimcam Tak Bertaji
Rumah Anggota BPD H. Halik Diduga Berdiri di Badan Jalan Desa Payudan Daleman, Teguran Kades hingga Polisi Seakan Tak Mempan
Satreskrim Polres Sampang Ungkap Tragedi Berdarah, Menantu Tiri Serang Mertua dengan Parang
31 TKP Dibongkar, 27 Kasus Dituntaskan! Iptu Nur Fajri Alim Antar Satreskrim Polres Sampang Raih Prestasi Membanggakan
Bukan Penjara, Tapi Pemulihan: Polres Pamekasan Selamatkan Anak Pecandu Sabu Lewat Jalur Rehab

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Dugaan Persekongkolan Mencuat dalam Polemik Bangunan Milik Anggota BPD yang Diduga Makan Badan Jalan di Sumenep, Aktivis Desak Bupati Turun Tangan serta BPN dan PU Bina Marga Beri Kepastian

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Kasus Sejak 2017, Praperadilan Devi Taurisa Tertunda Gara-Gara Pemanggilan Termohon II

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Tak Gubris Teguran dan Kebal Hukum, Anggota BPD Sumenep Disorot: Seolah Camat, Bupati hingga Pemerintah Pusat Tak Berdaya

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Rumah Anggota BPD H. Halik Diduga Berdiri di Badan Jalan Desa Payudan Daleman, Teguran Kades hingga Polisi Seakan Tak Mempan

Rabu, 23 September 2026 - 22:54 WIB

Satreskrim Polres Sampang Ungkap Tragedi Berdarah, Menantu Tiri Serang Mertua dengan Parang

Berita Terbaru