Kapolres dan Dandim Sumenep Dikibuli Anak Buah soal Miras dan Tempat Maksiat, Aktivis Tantang Sidak Langsung

Senin, 23 Februari 2026 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Publik Sumenep kembali diguncang kekhawatiran. Beberapa hari pasca operasi gabungan aparat terhadap lokasi dugem seperti MR Ball, Lotus, Potre, dan Warung Mami, aktivitas hiburan malam dan peredaran miras diduga kembali berjalan seperti biasa, seakan operasi yang digelar hanyalah “sinetron” untuk menenangkan masyarakat.

“Sekarang buka lagi, barusan saya lewat. MR Ball dan tempat maksiat lain juga buka, seperti di Lotus,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.

Aktivis Ainul Yakin menegaskan, fenomena ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan potensi manipulasi aparat di lapangan. Menurutnya, Kapolres Sumenep dan Dandim 0827 seolah dikibuli oleh anak buahnya sendiri.

“Kalau operasi cuma simbolik tanpa investigasi mendalam, praktik maksiat dan peredaran miras akan terus berulang,” tegas Ainul.

Dugaan keterlibatan oknum aparat pun menguat. Beberapa lokasi bahkan diduga dijaga oleh oknum TNI, sehingga operasi gabungan beberapa hari lalu tak menemukan barang bukti apapun.

Di Warung Mami, saksi mata melaporkan sebagian persediaan miras sudah dipindahkan menggunakan mobil hitam sebelum aparat datang. Saat itu, yang tertangkap hanyalah air mineral dan minuman ringan. Namun malam ini diduga sudah buka kembali.

“Inilah bukti kebobrokan sistem pengawasan. Kapolres dan Dandim harus turun langsung memimpin sidak, jangan apel dulu, jangan sampai bocor. Kalau mereka meniru sidak Kapolres Hendri beberapa tahun lalu, pasti terlihat siapa yang benar-benar mengatur tempat ini,” tambah Ainul.

Lebih mengkhawatirkan, beberapa lokasi dugem berada tepat di depan pondok pesantren, menimbulkan pertanyaan serius soal moral dan pengaruh negatif terhadap generasi muda. Ainul menegaskan, jika hukum terus tumpul ke atas dan tajam ke bawah, Sumenep berpotensi menjadi panggung maksiat terbuka.

Warga kini menuntut langkah tegas: investigasi internal, pengawasan ketat, dan pengungkapan identitas pemilik serta jaringan peredaran miras. “Generasi muda Sumenep tidak boleh menjadi korban kelalaian aparat,” pungkasnya.

Publik menunggu jawaban nyata dari Kapolres dan Dandim Sumenep: apakah penegakan hukum akan jadi simbol semata, atau benar-benar menghentikan aktivitas maksiat dan peredaran miras di kota ini.

Berita Terkait

Dugaan Persekongkolan Mencuat dalam Polemik Bangunan Milik Anggota BPD yang Diduga Makan Badan Jalan di Sumenep, Aktivis Desak Bupati Turun Tangan serta BPN dan PU Bina Marga Beri Kepastian
Kasus Sejak 2017, Praperadilan Devi Taurisa Tertunda Gara-Gara Pemanggilan Termohon II
Tak Gubris Teguran dan Kebal Hukum, Anggota BPD Sumenep Disorot: Seolah Camat, Bupati hingga Pemerintah Pusat Tak Berdaya
Dugaan Bangunan H. Halik Makan Jalan Desa Payudan Daleman Bikin Warga Geram, Bupati Sumenep Didesak Turun Tangan, Forkopimcam Tak Bertaji
Rumah Anggota BPD H. Halik Diduga Berdiri di Badan Jalan Desa Payudan Daleman, Teguran Kades hingga Polisi Seakan Tak Mempan
Satreskrim Polres Sampang Ungkap Tragedi Berdarah, Menantu Tiri Serang Mertua dengan Parang
31 TKP Dibongkar, 27 Kasus Dituntaskan! Iptu Nur Fajri Alim Antar Satreskrim Polres Sampang Raih Prestasi Membanggakan
Bukan Penjara, Tapi Pemulihan: Polres Pamekasan Selamatkan Anak Pecandu Sabu Lewat Jalur Rehab
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Dugaan Persekongkolan Mencuat dalam Polemik Bangunan Milik Anggota BPD yang Diduga Makan Badan Jalan di Sumenep, Aktivis Desak Bupati Turun Tangan serta BPN dan PU Bina Marga Beri Kepastian

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Kasus Sejak 2017, Praperadilan Devi Taurisa Tertunda Gara-Gara Pemanggilan Termohon II

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Tak Gubris Teguran dan Kebal Hukum, Anggota BPD Sumenep Disorot: Seolah Camat, Bupati hingga Pemerintah Pusat Tak Berdaya

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Rumah Anggota BPD H. Halik Diduga Berdiri di Badan Jalan Desa Payudan Daleman, Teguran Kades hingga Polisi Seakan Tak Mempan

Rabu, 23 September 2026 - 22:54 WIB

Satreskrim Polres Sampang Ungkap Tragedi Berdarah, Menantu Tiri Serang Mertua dengan Parang

Berita Terbaru